Breakdown Materi Latihan Basket (Secara Sederhana).

Ketika melatih basket, misalnya materi lay up, atau drill pas cut terkadang pelatih menghadapi kesulitan ketika beberapa anak melakukan detail-detail gerakan yang kurang tepat, baik timingnya, koordinasi gerak, pandangan/ visi, langkah kaki, cara passing, cara menangkap, dan lain sebagainya. Kenapa itu bisa terjadi?

Mungkin jawabannya adalah kurangnya penguasaan teknik dasar atau kapasitas fisik yang belum mapan. Lalu bagaimana melatih teknik dasar yang seharusnya dilakukan? Bagaimana caranya agar detail-detail gerak anak memadai?

Breakdown yang tepat adalah salah satu kunci keberhasilan pelatihan. Asupan materi latihan yang terukur sesuai kapasitas belajar anak akan menjadi pembeda tingkat keberhasilan.

Cara agar pelatihan lebih efektif adalah dengan membagi-bagikan materi latihan menjadi beberapa bagian. Breakdown sederhana dan ringkas ini terdiri dari 6 tahap yaitu:

  1. Health related fitness
  2. Skill related fitness
  3. Move elements
  4. Action series
  5. Play
  6. Game skill.

Secara umum pelatihan teknik dasar dimulai dengan membangun kapasitas dasar gerak anak pada satuan terkecil yang disebut “move elements”. Pada skema bagian ini saya beri nomor 3. Mengapa dimulai dari nomor 3, bukannya nomor 1? Karena secara kasat mata bagian 1 dan 2 tidak terlihat namun bisa diukur dengan melihat pada performa di bagian 3, move elements.

Jika bagian 3 ini terlihat kurang secara kasat mata, atau ternilai lewat pengukuran oleh pelatih tidak memadai, maka perlu ditelaah mundur ke bagian 2 yaitu Skill Related Fitness (SRF).

Sementara jika SRF terlihat kurang pula, maka pelatih perlu mundur ke belakang lagi untuk mengkaji HRF.

Jika SRF cukup sehingga anak memiliki kapasitas kebugaran yang cukup untuk menampilkan elemen gerak/ move elements, barulah kita mengajari teknik dasar.

Secara sederhana, kemampuan berlari secara cakap dapat kita gunakan untuk melihat kapasitas gerak anak. Mulai dari cara anak menumpu kaki, melangkah, mengayunkan tangan, kecondongan tubuh terkait keseimbangan dan berat badan, panjang langkah, pace/ tempo dan irama langkah serta rerata jumlah langkah per detik. Jika ketrampilan berlari sudah dimiliki, kita bisa menambahkan gerak koordinatif yang dilakukan secara bersamaan. Rangkaian gerak demikian ada pada breakdown tahap ke 4 yaitu action series.

Untuk anak pemula, saya sarankan pelatihan action dengan rangkaian yang tidak lebih dari 4 move. Jika lebih dari itu sebaiknya perlu dibagi atau kueangi dulu.

Breakdown tahap 1 sampai 4 adalah aksi individual. Dilakukan oleh seorang pemain saja. Ketika beberapa action dirangkaikan maka akan menjadi breakdown pada tahap ke 5 yaitu play.

Ketika anak-anak sudah mampu memperagakan play pada latihan masih perlu diuji lagi pada beberapa scrimmage game agar seluruh hasil latihan dapat digunakan saat bertanding.

Ketika teknik dasar mulai dari move, action dan play yang diajarkan berhasil diterapkan di pertandingan saat itu pula teknik berubah menjadi skill. Gabungan skill set itu lebih suka saya sebut sebagai Game Skill.

Ok coaches, sekian dulu tulisan kali ini. Bagi teman-teman yang ingin menerapkan tulisan sederhana ini secara lebih mendalam, buku-buku pendukungnya bisa dilikat di Library yang merupakan salah satu page dalam blog ini. Selamat mencoba. Salam.

Terimakasih. Ungaran 7 Oktober 2020.

Author: Lukisan Moses

Love to paint, woodworking, song writing resin work and basketball coaching.

2 thoughts on “Breakdown Materi Latihan Basket (Secara Sederhana).”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s