NEXT LEVEL (2)

Sebagai sebuah gerakan berdasar kesadaran, para coach NLBA menerapkan materi pilihannya dari kurikulum FIBA yang cocok untuk anak-anak didiknya sesuai hasil assesment yang dilakukan. Oleh karena itulah maka kemampuan melakukan assesment adalah prasyarat mutlak bagi pelatih-pelatih penerap NLBA.

Tiga coach penerap NLBA. Coach Bayu, coach Aries dan penulis ketika melakukan praktek latihan standar NEXT LEVEL di Pacific Caesar Surabaya.

Berikut ini uraian singkat tentang assesment sederhana NLBA.

Assesment yang dilakukan antara lain mengacu pada usia, tinggi badan, berat badan, MHR, lama berlatih basket, dan informasi lainnya.

Selanjutnya dilakukan tes lari sambil mengamati mekanika gerak anak. Lembar form ceklis assesment sederhana disediakan untuk setiap coach penerap NLBA.

Setelah itu dilakukan pula diskusi edukasi dari coach untuk anak didiknya tentang penatalaksanaan program nutrisi dan recovery/ rest. Baik itu pra atau pasca latihan selama anak mengikuti latihan.

Meskipun tidak secara akurat dan detail, secara umum coach seyogyanya bisa memperkirakan jumlah kalori terbakar serta memberi saran tentang asupan nutrisi bagi anak-anak didiknya.

Sebelum mulai berlatih, bila diperlukan coach juga perlu melakukan eksaminasi umum pada anak didiknya jika terlihat memiliki gangguan gerak. Misalnya ada anak yang pincang. Kadang-kadang meski sakit, banyak anak yang sengaja menyembunyikan sakitnya. Coach wajib bertanya, lalu memberikan tes umum seperti menyuruh anak menggerakkan lengan, telapak kaki atau jari.

Pelatih bukanlah terapis atau ahli medis, namun paling tidak mengerti jika ada gangguan gerak atau cedera yang bisa saja berakibat fatal jika nekat berlatih.

Coach yang bukan terapis/ tenaga medis tidak disarankan untuk memberikan treatment lebih dari batasan pertolongan pertama. Oleh karena itu, salah satu standar perlengkapan di dalsm tas pelatih adalah perlengkapan P3K.

Setelah melakukan assesment, pengukuran dan pendataan sehingga pelatih memiliki keterangan yang cukup tentang para calon anak didiknya, barulah ditentukan level latihan lengkap dengan ukuran yang paling cocok.

Bagi para pelatih penersp NLBA, disiapkan buku panduan lengkap. Panduan ini hanyalah acuan umum yang bersifat luwes dan bisa disesuaikan dengan keadaan umum dan sumberdaya kepelatihannya masing-masing.

Dalam buku panduan akan dijelaskan rincian latihan pada setiap tahap. Disertskan pula ceklis untuk memudahkan pelatih dalam mencermati tiap gerakan anak didiknya.

Dalam buku panduan ini juga disertakan tutorial, penjelasan tentang perslatan latihan yang diperlukan serta prosedur standar operasionalnya.

Ciri khas penerapan NLBA adalah evaluasi periodik individusl untuk setiap anak, terutama untuk pencapaian skill bolabasket namun dilengkapi pula dengan informasi umum mengenai lifeskill anak.

Segala tetek bengek ini awalnya memang berkesan merepotkan tapi sebenarnya tidak. Sama sekali tidak sulit dan merepotkan. Inilah beberapa prosedur standar yang mesti dilakukan coach agar sang pelatih, pelatihannya serta anak-anak didiknya benar-benar bisa naik jenjang secara terukur mutunya sebagai hasil pelatihan yang terstruktur, sistematis dan terukur. Inilah hakikat NEXT LEVEL, yaitu awareness/ kesadaran dari sejumlah pelatih yang sepakat belajar bareng, saling berbagi pengalaman menerapkan ilmunya, bertukar pikiran dan bekerjasama untuk memajukan basket Indonesia dari jenjang terbawah.

(bersambung)

Author: Lukisan Moses

Love to paint, woodworking, song writing resin work and basketball coaching.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s